Sebuah Pilihan

14 Agustus 2011 at 16:33 (Tak Berkategori)

Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman. Inilah kata bijak yg harus kita renungkan. Sikap yang paling utama dalam menghadapi celaan ataupun perbuatan seseorang adalah di diamkan atau di do’akan agar dia diberi kebaikan. Ketika kita berbuat kebaikan kepada
seseorang itu berarti kita telah berbuat baik pada diri kita sendiri.
Sikap kita merupakan wujud kecintaan kita pada diri kita sendiri. Kita marah ataupun membalas perbuatan seseorang yang telah menyakiti hati kita merupakan salah satu tanda bahwa kita kurang mencintai diri kita sendiri.

Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita. Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, karna dia sudah siap untuk berdalih lagi. Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian. Jika wawasan kita akan semakin luas, kita akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses.

Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri kita akan hilang. Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun. Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi kita. Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan kita meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa kita ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.

Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka. Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi. Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus. Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.

Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha. Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.

Percayalah…
Kuatkanlah…
Berdirilah…
Berjalanlah…

Bila kita memulakan sesuatu…
Kadang-kadang kita lupa letakkan niat
Kadang-kadang kita lupa baca Bismillah
Sebab itu bila ada masalah,
Kita cepat menyerah…
Bila kita berniat…
Kadang-kadang kita lupa letakkan usaha,
Kadang-kadang kita menunggu disuruh baru hendak mengolah,
Sebab tu bila kerja tak menjadi,
Kita cepat angkat kaki…
Bila kita berusaha…
Kadang-kadang lupa pula hendak berdoa,
Siang malam kerah tenaga dan masa…
Sebab tu bila kerja masih tak sempurna,
Kita mudah putus asa…
Bila kita berniat, berusaha dan berdoa…
Kadang-kadang kita lupa pula untuk bertawakkal pada Yang Esa.
Bertawakal pun pada bicara tapi di hati masih buta.
Sebab tu bila dilanda masalah,
Kita marah tak tentu hala…
Bila kita berniat, berusaha, berdoa dan bertawakal…
Kadang-kadang kita tetap alpa,
tuk sebut Alhamdulillah pun payah,
Berdoa pun sekali sekala,
Bersyukur sekejap cuma..
Sebab tu bila kita berjaya,
Allah datangkan ujian dan musibah…
Supaya kita ingat dan kembali ke jalan ridhaNya,
Tetapi kita kecewa sampai mencari jalan mudah..
Membenci diri memusuhi nadi.
Sedangkan…
Kita manusia ciptaanNya,
Bernafas di udara yang sama,
Bila lemah Allah itu slalu ada,
Bila derita Allah itu slalu bersama,
Senang, susah, sedih, gembira…
Allah takkan lupa pada langkah kita.
Tapi sememangnya lahiriah kita,
Kadang-kadang lebih suka dipuji,
Sebab itu kita jarang memuji Yang Maha Terpuji,
Kadang-kadang lebih suka dicintai,
Sebab itu kita lupa menyintai Yang Maha Menyintai,
Kadang-kadang kita lebih suka menyendiri,
Tapi lupa Allah sedang memerhati…
Sebab itu teruskanlah bermuhasabah pada pencipta,
Karena itu..
Pada masalah haruslah bersabar
Pada ujian haruslah tabah
Pada kegagalan haruslah usaha, doa dan tawakkal
Pada kejayaan haruslah usaha, doa dan tawakkal..
Sama tetapi tak serupa,
Karna kejayaan di dunia bukan pengukur kejayaan di sana
Kekayaan harta di dunia bukan jaminan kebahagiaan di sana
Kesusahan dan penderitaan di dunia belum tentu bersambung di sana
Kealpaan kita di dunia pasti menjadi kesakitan kita di sana…
Di sana itulah yang perlu kita kejar,
Agar dunia mengikuti dengan ridhaNya…
Di sana,
Akhirat yang pasti…
Syurga yang terindah,
Atau
Neraka yang menyala!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: